Afni Kurnia

Afni Kurnia

Marketing Coordinator at eHealth.co.id

125 posts  ·     
Dokter menggunakan sistem rekam medis elektronik di klinik

Post

Klinik Ingin Pakai RME, Tapi Terkendala Biaya? Ini Realitanya

Klinik ingin menggunakan RME, tetapi terkendala biaya dan kompleksitas sistem yang tidak sesuai dengan skala mereka.

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia

Mengenal Electronic Medical Record (EMR) di Dunia Kesehatan

Post

Mengenal Electronic Medical Record (EMR) di Dunia Kesehatan

Dalam era digitalisasi yang terus berkembang, teknologi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk di bidang kesehatan. Salah satu inovasi teknologi yang memberikan dampak besar dalam industri kesehatan adalah Electronic Medical Record (EMR), atau Rekam Medis Elektronik. Yuk kenali lebih mendalam mengenai EMR berikut ini.

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia

Mengenal artificial intelligence (AI) dalam bidang kesehatan

Post

Mengenal Artificial Intelligence (AI) dalam Bidang Kesehatan

AI berkembang pesat dan memegang peranan penting di dunia kesehatan. Teknologi ini dapat digunakan untuk menganalisis data medis, mendukung keputusan klinis, dan meningkatkan efisiensi operasional.

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia

Mengenal Kode farmasi dan Alat-alat Kesehatan KFA

Post

Mengenal Kode farmasi dan Alat-alat Kesehatan KFA

Dalam dunia kesehatan, pengelolaan dan distribusi produk farmasi serta alat kesehatan memainkan peran krusial dalam memastikan keselamatan dan efektivitas perawatan pasien. Kesalahan dalam identifikasi atau penanganan produk-produk tersebut dapat berdampak serius terhadap kesehatan pasien dan efisiensi operasional fasilitas kesehatan

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia

Mengenal Spirometri

Post

Mengenal Spirometri: Pengertian, Prosedur, dan Integrasinya dengan RME

Spirometri adalah tes vital untuk mendiagnosis dan memantau gangguan pernapasan seperti asma dan PPOK. Kini, dengan integrasi ke sistem Rekam Medis Elektronik (RME) seperti eHealth.co.id, hasil tes dapat tersimpan otomatis, dianalisis cepat, dan diakses mudah oleh tim medis.

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia

Mengisi Rekam Medis 45X Lebih Cepat dengan AI eHealth.co.id

Post

Mengisi Rekam Medis 45X Lebih Cepat dengan AI eHealth.co.id

Di era digital, kecerdasan buatan (AI) semakin banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi di berbagai industri, termasuk di dunia medis. AI memiliki keunggulan dalam mengotomatiskan tugas-tugas yang sebelumnya memakan waktu, meningkatkan akurasi, serta membantu tenaga medis fokus pada pelayanan pasien. Salah satu inovasi terbaru dalam bidang kesehatan adalah AI RME eHealth, solusi revolusioner yang memungkinkan dokter mengisi rekam medis hingga 45X lebih cepat hanya dengan suara!

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia

Mengukur Keberhasilan Klinik dari Data, Bukan Insting

Post

Mengukur Keberhasilan Klinik dari Data, Bukan Insting

Di tengah tantangan dan persaingan layanan kesehatan, banyak klinik masih menilai keberhasilan hanya dari feeling atau pengalaman. Misalnya, menganggap klinik sudah “berhasil” karena ruang tunggu selalu penuh. Padahal, ramai belum tentu efisien. Keberhasilan sejati klinik bukan hanya tentang banyaknya pasien, tapi bagaimana setiap aspek operasional dapat diukur, dianalisis, dan dikembangkan berdasarkan data yang akurat.

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia

Observasi dan Identifikasi Pasien

Post

Observasi dan Identifikasi Pasien: Strategi Efektif Penanganan Medis

Dalam praktik medis, observasi pasien dan identifikasi pasien adalah dua komponen kunci yang menentukan keberhasilan diagnosis dan perawatan pasien. Keduanya berperan penting dalam mengidentifikasi penyakit, merencanakan terapi, dan memantau perkembangan kondisi pasien. Artikel ini akan membahas mengapa kedua strategi ini sangat penting, bagaimana mereka dapat diterapkan secara efektif, dan peran rekam medis elektronik dalam mendukung proses ini.

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia

One Click Buy

Post

One Click Buy: Software Praktis Manajemen Stok Obat Klinik dan Apotek

Dalam operasional klinik dan apotek, manajemen stok obat menjadi tantangan yang sering kali memakan waktu dan tenaga. Proses pengadaan obat yang konvensional seringkali melibatkan berbagai langkah manual, mulai dari pengecekan stok, negosiasi harga dengan Pedagang Besar Farmasi (PBF), hingga pemesanan ulang yang bisa memakan waktu. Hal ini tidak hanya meningkatkan risiko kesalahan, tetapi juga menyebabkan inefisiensi dalam operasional klinik.

  • Afni Kurnia

Afni Kurnia